Tepis Anggapan Masyarakat, Perempuan Tidak Pantas menjadi Kadus

MENEPIS ANGGAPAN MASYARAKAT DESA BAHWA PEREMPUAN TIDAK PANTAS MENJADI KADUS

Sikasur (suarawargabelik.com). Penerimaan tes hasil kesehatan dari DKK kabupaten pemalang dan pengarahan tes wawancara untuk para peserta calon perangkat desa sikasur, dari 32 peserta calon perangkat desa hanya 30 peserta dikarnakan yang 2 peserta izin dan telah dilaksanakan di pendopo bale desa sikasur, kecematan belik, kabupaten pemalang, jawa tengah (24/11)

Dari 32 seperta calon perangkat desa telah menerima hasil tes kesehatan dan alhamdulillah semua sehat serta memenuhi syarat untuk jadi calon perangkat desa, dalam artian lolos dan bisa mengikuti tahapan tes selanjutnya yaitu tes wawancara.
Dalam tes wawancara peserta diberi arahan bagaimana tahap-tahap pelaksanaan tes wawancara dan peserta diarahkan untuk berpakaian rapi dan bersepatu.

Dikatakan Wahyudi, dari hasil tes kesehatan yang telah dilaksanakan semoga calon perangkat desa bisa sehat secara jasmani dan rohmani. Selain itu semoga nantinya dari 32 peserta bisa terpilih yang benar-benar nantinya bisa amanah dengan jabatan yang telah diterima  serta benar-benar bekerja untuk memajukan desa sikasur.

Saya sebagai salah satu warga sikasur sekaligus calon perangkat desa (kadus) juga berharap, siapapun nantinya yang terpilih menjadi perangkat desa entah itu lelaki ataupun perempuan bisa benar-benar bekerja sepenuh hati untuk memajukan desa sikasur. Karna bagi saya perempuan atau lelaki itu sama saja tidak ada bedanya. Tetapi kadang perempuan dipandang sebalah mata, apalagi pemahaman sebagian masyarakat di desa saya bahwa perempuan hanya bisa memasak, mencuci dan lain sebagainya yang berbau dengan pekrjaan rumah tangga. Tetapi saya sebagai salah satu wakil perempuan memcoba untuk menepis anggapan atau pandangan masyarakat tersebut dan memberanikan diri untuk menjadi calon perangkat desa (kadus). Saya tidak perduli anggapan atau pandangan masyarakat tentang perempuan tidak pantas jadi seorang pemimpin (kadus). Karna saya yakin perempuanpun bisa jadi seorang pemimpin (kadus) selagi ada kemauan,niat dan motivasi yang baik

Kegiatan penerimaan hasil tes kesehatan dan pengarahan tes wawancara dilaksanakan pada tanggal 24 november 2017. Dihadiri oleh ketua panitia calon perangkat desa Wahyudi,S.Pd, Suwarso, S.Pd., M.Pd, Ediyanto dan Aminudin.( NAF)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tepis Anggapan Masyarakat, Perempuan Tidak Pantas menjadi Kadus"

Post a Comment

Featured Post

MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Apakah Akan Ada Refund? Ini Jawabannya

TRENMEDIA.ONLINE - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 terkait J...